Tata Cara Umroh dari Niat Sampai Tahallul (Panduan Lengkap)

Info Travel Umroh – Umroh adalah perjalanan spiritual yang penuh makna. Bagi banyak orang, pengalaman ini adalah kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah, menyucikan hati, dan memperbaharui niat hidup. Artikel ini menyajikan panduan tata cara umroh

Written by: Aulia

Published on: 27 Desember 2025

Info Travel Umroh – Umroh adalah perjalanan spiritual yang penuh makna. Bagi banyak orang, pengalaman ini adalah kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah, menyucikan hati, dan memperbaharui niat hidup. Artikel ini menyajikan panduan tata cara umroh dari awal (niat ihram) sampai akhir (tahallul) dengan bahasa yang mudah dipahami — cocok untuk persiapan pribadi maupun referensi singkat sebelum berangkat. Panduan disusun supaya ramah pembaca dan juga optimal di mesin pencari sehingga lebih mudah ditemukan oleh calon jemaah yang mencari cara umroh yang benar.

tata  cara umroh

Sebelum Berangkat: Persiapan Fisik, Administratif, dan Spiritual

  1. Persiapkan dokumen: paspor, visa umroh, tiket, dan identitas. Pastikan masa berlaku paspor minimal 6 bulan sesuai ketentuan maskapai dan agen perjalanan.
  2. Kesehatan: vaksinasi yang diminta (cek persyaratan terbaru) dan pemeriksaan kesehatan. Bawa obat pribadi dan catatan medis bila perlu.
  3. Barang bawaan: pakaian ihram (untuk laki-laki dua helai kain putih), pakaian longgar untuk wanita, sajadah kecil, telekung, sandal yang nyaman, dan perlengkapan ibadah.
  4. Mental dan niat: perbanyak doa, istighfar, dan belajar tata cara ibadah umroh agar ibadah lebih khusyuk.
  5. Pilih paket dan agen tepercaya: baca ulasan, bandingkan fasilitas, dan pastikan jadwal sesuai. Untuk referensi paket dan tips perjalanan, kunjungi infotravelumroh.com.

Masuk ke Tanah Haram: Ketika Memulai Ihram dan Niat

Sebelum memasuki miqat (batas ihram), bersihkan diri (mandi), wudhu, dan mengenakan pakaian ihram. Niat ihram bisa diucapkan dengan lisan — niat umroh (niyyah):

“Labbaik Allahumma ‘umrah” — artinya: Aku penuhi panggilan-Mu, wahai Allah, untuk melakukan umroh.

Setelah berniat, larangan-larangan dalam ihram mulai berlaku (misalnya tidak memotong rambut, tidak memakai parfum, tidak bercakap mesra berlebih antara suami-istri, dll.). Pahami larangan ini agar tidak terjadi pelanggaran yang memerlukan dam (denda).

Tiba di Masjidil Haram: Tata Cara Tawaf

  1. Masuk area tawaf: bermula dari Hajar Aswad. Jika memungkinkan, sentuh atau cium Hajar Aswad — jika tidak bisa, cukup menunjukkan (istiqaamah) dan mengacungkan tangan.
  2. Tata cara tawaf: lakukan tujuh putaran mengelilingi Ka’bah berlawanan arah jarum jam. Setiap putaran dimulai dari posisi Hajar Aswad dan dihitung dari situ.
  3. Doa dan zikir: perbanyak doa di setiap putaran, terutama saat berada di depan Multazam (antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah).
  4. Tawaf Ifadah vs Tawaf Sunnah: pastikan membedakan tawaf yang wajib (bagi yang diwajibkan sesuai jenis umroh/haji) dan tawaf sunnah yang dianjurkan.

Sa’i Antara Shafa dan Marwah

Setelah tawaf, lakukan sa’i sebanyak tujuh kali (dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah). Sa’i meneladani perbuatan Hajar — berlari-lari kecil di area tertentu (untuk laki-laki) dan berjalan biasa (untuk wanita) — sambil memperbanyak doa.

Tahallul: Memotong Rambut

Tahallul menandakan berakhirnya beberapa larangan ihram. Untuk umroh, tahallul biasanya dilakukan dengan memotong sebagian rambut:

  • Laki-laki: potong pendek (disarankan tiga helai atau lebih; sunnah lebih baik potong minimal tiga helai untuk sunnah).
  • Perempuan: cukup memotong sedikit ujung rambut (sekitar 1–2 cm).
    Setelah tahallul, jemaah bebas dari larangan ihram seperti memakai parfum, memotong kuku, dan lain-lain.

Etika dan Adab di Tanah Suci

  • Jaga kebersihan dan ketertiban: antri dengan tertib pada kios wudhu, pintu masuk, dan tempat ibadah.
  • Hormat antarjemaah: sabar saat padat, utamakan yang lebih tua, dan jangan pernah memotong barisan saat tawaf/sa’i.
  • Hindari konflik: suara tinggi, berdebat, atau tindakan tidak sopan harus dihindari agar ibadah tetap khusyuk.

Tips Praktis Agar Umroh Lebih Nyaman

  • Belajar tata letak Masjidil Haram dan Masjid Nabawi melalui peta atau aplikasi.
  • Bawa mini first aid dan plaster untuk mengatasi lecet kaki.
  • Siapkan catatan kecil berisi doa-doa utama yang ingin dipanjatkan.
  • Pilih waktu tawaf dan sa’i saat tidak terlalu padat jika memungkinkan (subuh atau menjelang malam).
  • Hubungi agen perjalanan kalau ada kendala administratif — simpan nomor penting.

Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari

  • Keluar dari miqat tanpa berniat ihram.
  • Tidak memahami larangan ihram sehingga berujung harus membayar dam.
  • Memaksakan diri saat kondisi fisik buruk—lebih baik tunda aktivitas fisik berat.

Ringkasan Singkat Langkah Tata Cara Umroh

  1. Persiapan dokumen dan kesehatan.
  2. Memakai ihram di miqat, berniat umroh.
  3. Masuk Masjidil Haram: tawaf 7 putaran.
  4. Sa’i antara Shafa dan Marwah 7 kali.
  5. Tahallul (potong rambut) — selesai.

FAQ Singkat

Apakah wanita harus mengenakan ihram khusus?
Wanita mengenakan pakaian sopan dan menutup aurat; tidak diwajibkan memakai kain ihram seperti laki-laki.

Berapa lama umroh biasa selesai?
Secara ritual, umroh bisa selesai dalam hitungan jam (tawaf, sa’i, tahallul). Namun perjalanan biasanya termasuk waktu perjalanan, persiapan, dan ziarah, sehingga paket umroh sering beberapa hari.

Apa bedanya umroh dan haji?
Haji merupakan rukun Islam kelima dengan waktu pelaksanaan tertentu (bulan Dzulhijjah) dan lebih banyak ritual. Umroh bersifat sunnah/kaffah dan dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun (tergantung regulasi visa).


Semoga panduan tata cara umroh ini membantu Anda menyiapkan perjalanan spiritual dengan lebih baik. Untuk artikel panduan, checklist keberangkatan, dan paket umroh terpercaya, kunjungi infotravelumroh.com — sumber informasi lengkap sebelum Anda berangkat. Selamat mempersiapkan umroh; semoga ibadah diterima dan pulang dengan hati yang tenang.

Previous

Wajib Umroh dan Sunnah Umroh: Apa Saja Bedanya?

Next

Urutan Ibadah Umroh yang Benar Sesuai Sunnah